Rabu, 26 Maret 2014

Anohana yang indonya

Scene 7
Aruko    : kira – kira apa ya keinginannya?
Tsuruko                : aku pun bingung…, hey jintan apa menurut mu?
Jintan    : apa ya…?, hhmm…. Aku tidak tahu.
Menma                : teman – teman apakah kalian mendengar sesuatu?
                Mereka tertawa saat mereka tahu kalau menma kelaparan hingga perutnya berbunyi, seketika mereka diam kembali. Mereka sibuk memikirkan apa yang diinginkan Menma.
Jintan    : Yukiatsu kemana ya? Aku tak melihatnya.
Tsuruko                : dia sedang pergi ke suatu tempat. Tapi aku tak tahu tempatnya.
Aruko    : ahm, aku lapar sekaliii…
Jintan    : kupikir aku ingin sesuatu, , hmmm mungin sa…, ohh iyaa!!! Aku ingat!!! Kalian ingat tidak, waktu itu yukiatsu pernah bilang kalau menma sangat meninginkan sate.
Aruko    : ya! Aku ingat! Atau mungkin…
Tsuruko: Itulah keinginan menma!!  Kita harus berusaha mencari sate, tapi bagaimana?
Jintan    : tapi ini sudah sore, kita tak mungkin mencarinya. Mungkin kita bisa ke rumah yukiatsu untuk menanyakanya.
Tsuruko                : right, let’s go!
                Mereka bergegas ke rumah yukiatsu untuk menanyakan dimana tempat membelu sate yang dulu itu.

Scene 8
Yukiatsu: hai broo, what’s up, kenapa kalian kemari
Jintan    : begini, kita ingin menanyakan sesuatu…
Tsuruko                : kamu tahu yang menma inginkan, dia ingin makan sate, kamu tau kan belinnya dimana?
Yukiatsu: Apa sih kalian ini? Kan sudah kubilang menma itu sudah tiada. Jangan bergurau tentang dia lagi!
Jintan    : jangan marah… yukiatsu ini demi sahabat kita, sahabatmu juga. Look, menma show something.
                Menma pun mencoba mengangkat barang-barang, tapi tak berhasil, itu karena yukiatsu tidak pernah berhalusinasi tentangnya.
Yukiatsu: tuh kana pa kubilang? Kalian jangan berkhayal terus!
Aruko    : Apa kau tak ingin sahabatmu sendiri pergi tenang ke alamnya?
Jintan    : kami mohon, Yukiatsu. Hanya kau yang tau. Sekali ini saja, untuk Menma.
Aruko    : kami mohon, yukiatsu, ayolah…
                Yukiatsu berfikir sambil menunduk.
Yukiatsu: baiklah, sekali ini saja. Demi menma akan kuantar kalian ke tempat itu.

0 komentar:

Posting Komentar