Scene 7
Aruko : kira – kira apa ya keinginannya?
Tsuruko : aku pun bingung…, hey jintan
apa menurut mu?
Jintan : apa ya…?, hhmm…. Aku tidak tahu.
Menma : teman – teman apakah kalian
mendengar sesuatu?
Mereka tertawa saat mereka tahu
kalau menma kelaparan hingga perutnya berbunyi, seketika mereka diam kembali.
Mereka sibuk memikirkan apa yang diinginkan Menma.
Jintan : Yukiatsu kemana ya? Aku tak melihatnya.
Tsuruko : dia sedang pergi ke suatu
tempat. Tapi aku tak tahu tempatnya.
Aruko : ahm, aku lapar sekaliii…
Jintan : kupikir aku ingin sesuatu, , hmmm mungin
sa…, ohh iyaa!!! Aku ingat!!! Kalian ingat tidak, waktu itu yukiatsu pernah
bilang kalau menma sangat meninginkan sate.
Aruko : ya! Aku ingat! Atau mungkin…
Tsuruko: Itulah
keinginan menma!! Kita harus berusaha
mencari sate, tapi bagaimana?
Jintan : tapi ini sudah sore, kita tak mungkin
mencarinya. Mungkin kita bisa ke rumah yukiatsu untuk menanyakanya.
Tsuruko : right, let’s go!
Mereka bergegas ke rumah
yukiatsu untuk menanyakan dimana tempat membelu sate yang dulu itu.
Scene 8
Yukiatsu: hai broo,
what’s up, kenapa kalian kemari
Jintan : begini, kita ingin menanyakan sesuatu…
Tsuruko : kamu tahu yang menma inginkan,
dia ingin makan sate, kamu tau kan belinnya dimana?
Yukiatsu: Apa sih
kalian ini? Kan sudah kubilang menma itu sudah tiada. Jangan bergurau tentang
dia lagi!
Jintan : jangan marah… yukiatsu ini demi sahabat
kita, sahabatmu juga. Look, menma show something.
Menma pun mencoba mengangkat
barang-barang, tapi tak berhasil, itu karena yukiatsu tidak pernah
berhalusinasi tentangnya.
Yukiatsu: tuh kana pa
kubilang? Kalian jangan berkhayal terus!
Aruko : Apa kau tak ingin sahabatmu sendiri pergi
tenang ke alamnya?
Jintan : kami mohon, Yukiatsu. Hanya kau yang tau.
Sekali ini saja, untuk Menma.
Aruko : kami mohon, yukiatsu, ayolah…
Yukiatsu berfikir sambil
menunduk.
Yukiatsu: baiklah,
sekali ini saja. Demi menma akan kuantar kalian ke tempat itu.

0 komentar:
Posting Komentar